Inovasi Pemadaman Karhutla, Polda Kalsel Andalkan Formula Cairan MES
KALSEL - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus memaksimalkan berbagai strategi dan inovasi dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan lahan gambut yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi saat pemadaman.
Langkah konkret tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung proses peracikan formula cairan Methyl Ester Sulfonate (MES) oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bertempat di Lapangan Tembak Satbrimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, S.I.K., serta jajaran Pejabat Utama Polda Kalsel.
Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, Inovasi penanganan karhutla ini memanfaatkan sarana mekanis sederhana namun sangat efektif. Beliau menjelaskan, seluruh bahan racikan cairan MES diaduk secara merata menggunakan kombinasi mesin molen cor dan mixer cat. Proses pengadukan intensif ini memakan waktu selama 40 menit untuk menghasilkan satu siklus produksi sebanyak 100 liter cairan MES.
Berdasarkan hasil pengukuran laboratorium di lokasi peninjauan, formula yang dihasilkan berhasil mencapai tingkat keasaman (pH) optimal sebesar 7,36. Angka tersebut menunjukkan kondisi netral yang dipastikan aman bagi ekosistem lingkungan sekitar.
Usai melewati proses pengadukan, cairan konsentrat MES langsung dikemas ke dalam jeriken berukuran 20 liter guna memudahkan mobilitas personel di lapangan. Konsentrat tersebut nantinya dicampurkan ke dalam kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter air dan siap di gunakan pemadaman ke titik api di wilayah gambut Kalsel.
Pemanfaatan formula MES ini diharapkan mampu mempercepat proses penetrasi air hingga meresap ke dalam lapisan tanah gambut yang dalam. Dengan demikian, kobaran api tidak hanya padam di permukaan, melainkan benar-benar padam total hingga ke bagian dalam struktur gambut.