Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Jawa Tengah Tegaskan Kepercayaan Publik Adalah Modal dan Amanah bagi Polri

Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Jawa Tengah Tegaskan Kepercayaan Publik Adalah Modal dan Amanah bagi Polri

Semarang – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat menilai kinerja Polri semakin baik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti bahwa berbagai upaya transformasi Polri telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus menjadi amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
Dalam keterangannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan:

"Hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan sebanyak 82,4 persen masyarakat menilai kinerja Polri semakin baik merupakan cerminan bahwa berbagai upaya pembenahan, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Angka 82,4 persen tersebut menjadi modal sosial yang sangat penting sekaligus amanah bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta menjaga kepercayaan publik."

Menurut Ahmad Luthfi, keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Pertumbuhan ekonomi, iklim investasi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat hanya dapat terwujud apabila situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

"Keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Iklim investasi, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat hanya dapat terwujud apabila situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Polri akan terus kami perkuat demi mewujudkan Jawa Tengah yang aman, maju, dan sejahtera."

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah beserta Polres dan Polsek yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri, khususnya Polda Jawa Tengah beserta Polres dan Polsek, yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, mengawal pembangunan, memberikan kepastian hukum, serta hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, mulai dari penanganan bencana, pengamanan agenda nasional maupun daerah, hingga pelayanan sehari-hari kepada masyarakat."

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, mendukung penuh langkah-langkah transformasi Polri agar semakin profesional, transparan, humanis, dan berkeadilan.

"Kami mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam melakukan transformasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Semoga capaian positif, termasuk tingkat kepercayaan masyarakat sebesar 82,4 persen tersebut, menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara serta semakin memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri."

Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Ahmad Luthfi turut menyampaikan ucapan kepada seluruh keluarga besar Polri.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Teruslah menjadi Bhayangkara yang Presisi, profesional, humanis, dan semakin dicintai masyarakat. Jadikan setiap pengabdian sebagai ibadah, setiap langkah sebagai wujud pelayanan kepada rakyat, serta teruslah mengawal Indonesia menuju kemajuan. Terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan seluruh anggota Polri dalam menjaga keamanan, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat."

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar kepercayaan masyarakat yang telah mencapai 82,4 persen dapat terus dijaga dan ditingkatkan.

"Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin jaya, semakin dipercaya masyarakat, dan senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Polri untuk Masyarakat." (*)

Video :

0:00
/1:15