Gagal Berangkatkan Jemaah, Kepala Biro Umrah Grobogan Mengaku Ikut Tertipu Travel di Atasnya

Gagal Berangkatkan Jemaah, Kepala Biro Umrah Grobogan Mengaku Ikut Tertipu Travel di Atasnya

GROBOGAN – Nasib sial tampaknya benar-benar dialami Sutar, Kepala Biro Umrah PT Muhajir Insani Grobogan.

Ia gagal memberangkatkan 13 calon jemaah umrah asal Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan.

Kondisi tersebut membuatnya berada dalam situasi sulit, layaknya peribahasa “sudah jatuh tertimpa tangga”.

Saat ditemui di kediamannya di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi, suasana rumah Sutar tampak lengang.

Rumah sederhana berbahan kayu itu memiliki sebuah ruangan di bagian depan yang sebelumnya difungsikan sebagai kantor PT Muhajir Insani.

Namun kantor tersebut sudah lama tidak beroperasi. Pintu terkunci rapat, sementara di dalamnya hanya terlihat tumpukan berkas serta meja dan kursi yang tak lagi digunakan.

Selain mengelola biro umrah, Sutar juga diketahui menjabat sebagai Ketua RT 6/RW 1 Desa Teguhan.

Ketika wartawan Jawa Pos Radar Kudus memasuki rumahnya, ia hanya seorang diri yang menyambut.

Pria berusia sekitar 65 tahun itu masih terlihat bugar dan berbicara dengan lancar. Ia mengenakan kemeja batik yang dipadukan dengan sarung bermotif kotak-kotak.

Terkait gagalnya keberangkatan 13 warga Desa Teguhan, Sutar mengaku dirinya juga merasa menjadi korban.

Ia menyebut telah menyetorkan dana kepada biro di tingkat atas untuk pengurusan tiket, visa, penerbangan, dan akomodasi hotel.

“Total dana yang sudah saya transfer ke Biro Travel Al Ajwa di Bandung mencapai Rp215 juta pada awal tahun 2025,” ungkap Sutar.

sumber: radarkudus