Empat Hari Pencarian Libatkan 250 Personel, Satu Pendaki Ilegal Merapi Ditemukan Tewas
KLATEN - Tiga pendaki ilegal yang tersesat di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Klaten, akhirnya ditemukan seluruhnya.
Namun, satu di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian panjang oleh tim gabungan.
Ketiga pendaki tersebut diketahui bernama Rizky, Farhan, dan Aldo.
Mereka melakukan pendakian melalui jalur Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, pada Sabtu (20/12/2025). Jalur tersebut bukan jalur resmi pendakian.
Farhan Ditemukan Selamat
Kapolsek Kemalang, AKP Sarwoko, menjelaskan bahwa Farhan menjadi pendaki pertama yang ditemukan.
“Pada Minggu (21/12) pagi, saudara Farhan ini ditemukan warga di sekitar Sapuangin,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).
Kabupaten Klaten, akhirnya berhasil ditemukan seluruhnya. Namun, satu di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian panjang oleh tim gabungan, Rabu (24/12/2025).
Farhan ditemukan dalam kondisi sehat meski dengan pakaian lusuh.
Ia kemudian meminta warga mengantarnya ke Balerante.
Sesampainya di pos, Farhan menjalani pemeriksaan awal dan mengakui bahwa ia tidak mendaki seorang diri.
“Jadi kita tahu kalau yang naik itu bertiga, itu setelah Farhan itu turun,” jelas Sarwoko.
Operasi Pencarian Tim Gabungan
Setelah informasi tersebut, operasi pencarian resmi dibuka.
Tim gabungan terdiri dari Polres Klaten, Basarnas, SAR, BPBD, serta relawan dari Jawa Tengah dan DIY.
“Tim gabungan lalu membuka posko pencarian, mulai dari hari Minggu (21/12) siang,” kata Sarwoko.
Sehari setelah operasi dimulai, satu pendaki lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
sumber: TribunSolo.com