Dukung Program Presiden, Polri Kelola 706 Sekolah dan Bangun SMA Unggulan KTB

Dukung Program Presiden, Polri Kelola 706 Sekolah dan Bangun SMA Unggulan KTB

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan yang dikelola langsung oleh institusi kepolisian.

Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026), Sigit mengungkap bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) saat ini mengelola 706 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia. Total peserta didik yang berada di bawah naungan YKB mencapai 47.979 murid, didukung oleh 4.297 guru dan 700 tenaga karyawan, dengan status akreditasi yang beragam.

“Ini bagian dari dukungan Polri terhadap program Presiden dalam menata dan meningkatkan kualitas SDM nasional. Pendidikan menjadi fondasi penting untuk menyiapkan generasi unggul ke depan,” ujar Sigit.

Tak hanya pendidikan dasar dan menengah, Polri juga mendorong lahirnya sekolah unggulan setara Sekolah Garuda melalui pendirian SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Sekolah ini dirancang sebagai lembaga pendidikan berstandar tinggi dengan seleksi ketat berbasis kemampuan akademik dan intelektual.

Antusiasme publik terhadap SMA KTB terbilang tinggi. Pada tahap rekrutmen kedua, tercatat 17.921 pendaftar, meningkat 52,32 persen dibandingkan tahap sebelumnya. Dari jumlah tersebut, Polri menyiapkan kuota 180 siswa, naik dari sebelumnya 120 siswa, dengan kriteria IQ di atas 130.

Selain sektor pendidikan, Polri juga memperkuat dukungan di bidang kesehatan. Dari 59 Rumah Sakit Bhayangkara yang dikelola, Polri berhasil meraih peringkat pertama instansi pengelola jabatan fungsional terbaik tahun 2025. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat umum.

“Fasilitas kesehatan Polri diharapkan mampu memberikan pelayanan yang maksimal dan merata, sejalan dengan semangat Polri untuk masyarakat,” kata Sigit.

Langkah-langkah ini menunjukkan peran Polri yang kian meluas, tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan SDM nasional. (*)