Dinkes Ambil Sampel MBG yang Diduga Picu Keracunan Massal di Grobogan
Grobogan - Ratusan siswa di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan diduga keracunan makanan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan pada Jumat (9/1). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan mengambil sampel MBG untuk mengetahui penyebab keracunan.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinkes Grobogan, Djatmiko. Pihaknya belum bisa memastikan apakah ada kandungan yang mengontaminasi MBG tersebut.
"Iya (belum bisa dipastikan apakah ada kontaminasi tertentu di MBG itu)," kata Djatmiko saat dikonfirmasi detikJateng melalui telepon, Minggu (11/1/2025).
Djatmiko sudah mengambil sampel MBG yang diduga menyebabkan keracunan. Sampel ini akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Jawa Tengah besok.
"Kita sudah ambil sampel untuk besok Senin dikirim ke Labkes Provinsi Jawa Tengah," terang Djatmiko.
Djatmiko mengungkapkan MBG itu disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sami Kaya Food yang beralamat di Jalan Raya Gubug-Kedungjati KM 2, Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug.
"Jumlah Penerima Manfaat MBG 2.904 orang. yang terdampak 658 orang. (Datanya) masih bergerak, terutama yang rawat inap karena ada yang pulang dan masuk," jelas Djatmiko.
Diberitakan sebelumnya, ratusan orang di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan diduga keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada Jumat (9/1).
"Menu (MBG yang disajikan yaitu) nasi kuning, terus ada telur, abon," kata Djatmiko melalui sambungan telepon pada detikJateng, Sabtu (10/1).
Dalam foto yang diterima detikJateng, terlihat satu porsi nasi kuning disajikan di food tray atau ompreng berbahan stainless stell. Masing-masing lauk dihidangkan terpisah.
Terlihat ada nasi kuning, abon, telur dadar, selada, dan timun iris sebagai menu utama. Selain itu, ada keripik tempe dibungkus plastik transparan dan satu butir buah jeruk belum dikupas.
sumber: detikjateng