Dari Polsek hingga Ziarah Makam Sultan, Agenda Awal Kapolresta Pontianak
Pontianak - Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. langsung menunjukkan gaya kepemimpinan aktif sejak awal masa jabatannya. Baru beberapa hari menjabat, Endang turun langsung ke lapangan dengan menyambangi jajaran kepolisian sektor untuk memotivasi kinerja anggota serta memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat.
Polsek Pontianak Utara menjadi lokasi perdana yang dikunjungi Kapolresta Pontianak. Kunjungan dilakukan pada Selasa malam (13/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Kombes Pol Endang tiba di Mapolsek Pontianak Utara didampingi Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas Polresta Pontianak.
Kedatangan Kapolresta disambut langsung oleh Kapolsek Pontianak Utara Kompol I Made Aris Candra Putra, S.I.K. Bersama jajaran, Kapolresta melakukan peninjauan lingkungan dan ruang kerja guna melihat langsung kondisi sarana prasarana serta kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Kombes Pol Endang Tri Purwanto menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, respons cepat terhadap setiap laporan dan informasi dari masyarakat, serta kehadiran polisi di tengah warga. Ia meminta seluruh personel Polsek Pontianak Utara untuk bekerja profesional, humanis, dan responsif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Setiap laporan dan informasi dari warga harus ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Kapolresta.
Kunjungan malam hari tersebut juga menjadi simbol komitmen Kapolresta Pontianak dalam membangun kedekatan dengan anggota di lapangan serta memastikan soliditas internal sejak awal kepemimpinannya.
Usai melaksanakan kunjungan ke Polsek Pontianak Utara, Kapolresta Pontianak beserta rombongan melanjutkan agenda dengan berziarah ke kompleks pemakaman Kesultanan Pontianak di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang. Ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri Kota Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Al Kadrie, sekaligus meneguhkan nilai historis dan kearifan lokal dalam pelaksanaan tugas kepolisian. (*)