Control Kualitas, Ditreskrimsus Polda Bali Gandeng Distanpangan Bali Cek Harga dan Kelayakan Bapokting di Pasar Kreneng

Control Kualitas, Ditreskrimsus Polda Bali Gandeng Distanpangan Bali Cek Harga dan Kelayakan Bapokting di Pasar Kreneng

Denpasar - Dalam merespon isu terhadap kelayakan bahan pokok dan juga untuk menjaga stabilnya harga 14 bahan pokok penting (bapokting) sesuai HET. Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan Provinsi Bali, terjun langsung melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar tradisional, ritel modern, hingga distributor.

Tim Gabungan Satgas Saber Pangan Provinsi Bali melaksanakan sidak pasar pada Toko Sinar, Toko Daging Sapi dan potong ayam, serta Warung Bumbu Ibu Gek Sri yang berlokasi di Pasar Kreneng, serta ritel Modern Supermarket Tiara Dewata Denpasar, dan distributor, Rabu (20/5/2026).

Ditreskrimsus Polda Bali yang juga tergabung dalam Satgas Saber Pangan Provinsi Bali, bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Bali, dan Bulog Kanwil Bali, selain melakukan penyesuaian harga saat sidak pasar, satgas juga melakukan comtrol dan pengecekan bahan pangan di pasar Kreneng.

Maksud dilakukannya pengecekan bahan pangan atau produk secara klinis (melalui uji cepat/rapid test) di pasar Kreneng ini adalah untuk memastikan produk yang dijual aman dikonsumsi masyarakat, bebas dari bahan berbahaya, dan memenuhi standar kesehatan. Hal ini juga menjadi bagian dari intensifikasi pengawasan oleh Satgas Saber Pangan Provinsi Bali, untuk menciptakan pasar sehat.

Diharapkan melalui Sinergitas lintas instansi pada Satgas Saber Pangan Provinsi Bali ini masyarakat dapat menikmati 14 Bapoting dengan harga wajar dan layak, serta berkualitas untuk di Wilayah Bali. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata, peran serta Polda Bali dalam merespon cepat dinamika yang terjadi, yang berkaitan dengan harga dan kelangkaan bapokting yang dibutuhkan masyarakat Bali. (*)