Cek Pos Pelayanan Nataru, Wali Kota Malang Prediksi Wisatawan Naik 23%

Cek Pos Pelayanan Nataru, Wali Kota Malang Prediksi Wisatawan Naik 23%

Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Polresta Malang Kota memperkuat kesiapan layanan dan pengamanan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan seiring prediksi lonjakan kunjungan wisatawan ke Kota Malang yang diperkirakan mencapai 23 persen, lebih tinggi dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turun langsung meninjau Pos Pelayanan Terpadu Nataru Polresta Malang Kota di Jalan Ijen, Rabu (24/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pengamanan, pelayanan publik, serta fasilitas pendukung berjalan optimal dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Prediksi lonjakan kunjungan wisatawan Nataru tahun ini sekitar 23 persen. Angka ini naik dibandingkan Nataru 2024 yang berada di kisaran 17 persen,” ujar Wahyu usai melakukan pengecekan.

Menurut Wahyu, peningkatan jumlah wisatawan dipengaruhi oleh libur panjang akhir tahun serta terbatasnya perjalanan wisata ke sejumlah wilayah lain, termasuk Sumatera, akibat bencana alam. Kondisi tersebut membuat Kota Malang menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk berlibur maupun beribadah.

“Rata-rata wisatawan memilih Malang sebagai tujuan. Karena itu kami cek langsung kesiapan secara menyeluruh agar masyarakat yang beribadah, berwisata, maupun warga Kota Malang merasa aman dan nyaman tanpa gangguan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkot Malang bersama Polresta Malang Kota menyiapkan sistem pemantauan terpadu yang menyajikan data pergerakan masyarakat secara real time. Seluruh data dilaporkan secara berkala setiap 12 jam dan ditampilkan di pos-pos pelayanan Nataru.

“Datanya sangat lengkap. Setiap 12 jam ada laporan perkembangan, termasuk grafik yang bisa dipantau langsung di pos-pos pelayanan Polresta,” ungkap Wahyu.

Data yang dimonitor meliputi arus keluar-masuk kendaraan, tingkat okupansi hotel, serta aktivitas keberangkatan dan kedatangan di terminal dan stasiun kereta api. Selain itu, pergerakan wisatawan menuju daerah penyangga, khususnya Kota Batu, juga menjadi perhatian serius.

“Mayoritas wisatawan tidak hanya beraktivitas di Kota Malang, tetapi juga bergerak ke arah Batu. Karena itu, arus lalu lintas Malang–Batu dan pergerakan di dalam kota menjadi fokus kewaspadaan,” katanya.

Wahyu menegaskan, jajaran Polresta Malang Kota telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mengurai potensi kemacetan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas selama libur Nataru. Pengamanan dan pelayanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas sektor.

“Yang kami antisipasi terutama kemacetan dan pergerakan lalu lintas. Ini menjadi perhatian utama jajaran Polresta agar aktivitas masyarakat selama Nataru tetap aman, lancar, dan kondusif,” pungkas Wahyu. (*)