Bencana Banjir Bandang Landa Pemalang–Tegal, Satu Tewas Ratusan Orang Mengungsi

Bencana Banjir Bandang Landa Pemalang–Tegal, Satu Tewas Ratusan Orang Mengungsi

SEMARANG - Bencana banjir bandang, ternyata tak hanya terjadi di Guci tegal, Desa Sangkanayu Purbalingga, dan Tlaga Sunyi Banyumas, tapi juga menerjang kawasan Pemalang dan Kabupaten Tegal.

Akibat peristiwa itu, bahkan 1 orang dikbarkan meninggal dan menyebabkan ratusan warga mengungsi.

Banjir ini dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur kawasan Jawa Tengah sisi barat dan selatan pada Jumat (23/1/2026).

Akibatnya, aliran sungai yang langsung bermuara di Gunung Slamet seperti Sungai Gintung Pemalang dan Sungai Gung Kabupaten Tegal meluap.

"Iya, ada satu korban meninggal dunia di Pemalang akibat banjir bandang, korban masih dalam proses identifikasi, ratusan orang juga mengungsi atas kejadian ini," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng), Bergas Catursasi kepada Tribun, Sabtu (24/1/2026).

Bergas mengatakan, banjir bandang di Pemalang menerjang empat desa meliputi Desa Gunungsari, Jurangmangu, Penakir di Kecamatan Pulosari dan Desa Sima Kecamatan Moga. Empat desa tersebut berada di kawasan perbukitan atau dataran tinggi.

Akibat kejadian ini, tiga warga hanyut karena banjir. Satu korban meninggal dan dua orang alami luka berat.

Korban lainnya sebanyak 22 orang alami luka ringan.

Tiga jembatan rusak meliputi dua jembatan penghubung desa terputus, dan satu jembatan di sungai Reas mengalami kerusakan.

Mayat korban meninggal ditemukan tersangkut di bawah jembatan Dukuh Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga. Jarak antar dua kecamatan tersebut sekitar 7 kilometer.

"Identitas korban meninggal masih proses identifikasi di Rumah Sakit Islam Moga. Dua korban selamat hanya luka-luka dibawa ke RS Islam Pemalang," bebernya.

Ratusan orang terpaksa mengungsi akibat dari banjir Pemalang ini. Mereka mengungsi di posko bencana di kecamatan setempat.

"Ya pengungsi ada 119 orang, di kantor kecamatan Pulosari, logistik makanan sudah disuplai ke sana," imbuh Bergas.

Sementara bencana banjir bandang melanda di Kabupaten Tegal menimpa di daerah kawasan wisata Guci persisnya di wisata Pancuran 13 dan Pancuran 5, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Kawasan ini sebelumnya juga diterjang banjir serupa pada Desember 2025 lalu. Banjir berasal dari aliran Sungai Gung yang bermuara di dari Gunung Slamet.

sumber: TribunBanyumas.com