Bahayakan Pengguna Jalan, Kabel Semrawut di Brebes Dipasangi Kresek oleh Warga
Brebes - Warga perkotaan Brebes mengeluhkan keberadaan kabel internet yang semrawut. Di sejumlah lokasi, kabel ini menjuntai rendah dan saling bersilangan sehingga membahayakan. Warga pun berinisiatif memberi tanda menggunakan plastik kresek.
Keberadaan kabel fiber optik hampir bisa ditemui di semua jalan umum, kawasan pemukiman, kantor dan sekolah. Keberadaan kabel internet ini tampak tidak tertata rapi.
Banyak ditemui kabel menggantung rendah, hanya beberapa sentimeter di atas kepala. Ada pula yang terpasang sangat semrawut, bersilangan dan melintang rendah di atas jalan umum.
Di Jalan Proklamasi, kabel optik ini menggantung rendah di pinggir jalan. Untuk mencegah orang tersangkut kabel, warga menandainya dengan memasang plastik kresek. Tujuannya agar orang mengetahui ada kabel di situ sehingga tidak tersangkut.
"Ini cuma beberapa sentimeter di atas kepala, bisa tersangkut kalau lengah. Sengaja dipasangi tanda dengan plastik agar mereka tidak tersangkut kalau melewati," ujar Jamal (53), seorang warga ditemui, Selasa (19/1/2026).
Hal serupa diutarakan Agus (43), seorang pengendara sepeda motor. Ia mengaku harus menunduk saat melintas di sejumlah ruas jalan karena kabel menggantung terlalu rendah.
"Banyak banget yang melintang rendah di jalan jalan. Setiap melintas kita khawatir aja, jadi menunduk," kata Agus.
Selain bahaya, penataan kabel yang tidak tertata juga bikin suasana kota tidak enak dipandang. Dia berharap Pemkab Brebes segera menata kabel kabel tersebut.
"Kalau lewat jalan utama, kabelnya seperti benang kusut. Brebes jadi kelihatan tidak tertib. Kalau dibiarkan, nanti tambah banyak kabel baru, makin ruwet," ujarnya menambahkan.
Terkait persoalan kabel optik ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Brebes, Warsito Eko Putro mengatakan akan segera melakukan koordinasi untuk penataan kabel tersebut. Pihaknya berencana menertibkan kabel-kabel tersebut dan memindahkannya ke jalur bawah tanah.
"Kami segera koordinasi untuk penataan. Ini bagian dari upaya menjaga keselamatan warga sekaligus memperindah wajah kota. Kami akan berkoordinasi dengan seluruh penyedia layanan internet," tegasnya.
Selain penataan fisik, Pemkab Brebes juga akan melakukan pendataan dan audit jaringan kabel. Audit tersebut bertujuan mengidentifikasi kabel ilegal, kabel tidak berizin, serta jaringan yang sudah tidak aktif namun masih terpasang di ruang publik.
"Kabel-kabel yang tidak memiliki izin atau melanggar ketentuan akan ditertibkan, bahkan diputus," ucapnya.
Disinggung soal pemindahan kabel ke bawah tanah, Warsito Eko Putro mengakui pemindahan membutuhkan waktu dan anggaran besar. Karena itu penataan akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas ruas jalan utama dan kawasan ramai.
sumber: detikjateng