Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Tiga Polres Malang Raya Kompak Amankan Nataru
MALANG - Lonjakan arus wisata menjadi perhatian utama aparat kepolisian di Malang Raya menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, Polresta Malang Kota, Polres Malang, dan Polres Batu yang menyatukan strategi pengamanan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Semeru 2025 di Ballroom Sanika Satyawada.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata pada Rabu (17/12/2025) menegaskan tiga kolaborasi tersebut akan menitikberatkan pada pengelolaan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang diprediksi meningkat signifikan di akhir tahun.
"Kota Batu menjadi salah satu titik krusial. Tingginya minat wisata tercermin dari okupansi hotel yang telah menyentuh angka 73 hingga 80 persen. Dengan kapasitas hampir 10 ribu kamar hotel, arus kendaraan yang masuk ke Kota Batu diperkirakan mencapai 15 ribu unit setiap akhir pekan, terutama melalui jalur penghubung Batu–Malang," urainya.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menegaskan, kepolisian tidak hanya mengandalkan pola pengamanan konvensional dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Selain itu pihaknya juga akan memperkuat pengamanan di kawasan wisata dan dilakukan seiring koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan instansi terkait.
Selain kepadatan lalu lintas, potensi cuaca ekstrem juga menjadi perhatian bersama. Upaya mitigasi bencana, khususnya risiko tanah longsor, telah disiapkan melalui koordinasi Polres Batu dengan BPBD dan stakeholder lain. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan preventif dan preemtif Operasi Lilin Semeru 2025.
"Sinergi tiga polres di Malang Raya disepakati sebagai kunci utama pengamanan Nataru tahun ini. Melalui pemetaan titik rawan, penguatan komunikasi publik, dan pertukaran informasi lintas wilayah, aparat berupaya memastikan respons cepat terhadap setiap dinamika di lapangan," tandasnya. (*)
sumber: suarajatim