Akhir Pekan Ini Jadi Puncak Mudik Nataru, Polda Jateng Imbau Pemudik Waspada

Akhir Pekan Ini Jadi Puncak Mudik Nataru, Polda Jateng Imbau Pemudik Waspada

Semarang - Polda Jateng memprediksi puncak arus mudik Natal 2025 akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya Sabtu-Minggu (20–21/12/2025). Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat, Polda Jateng mengimbau seluruh pengguna jalan mengutamakan keselamatan sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan, momentum akhir pekan menjadi perhatian serius karena berpotensi terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur arteri maupun tol. “Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik serta tidak memaksakan diri saat kondisi fisik mulai lelah,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan rest area secara optimal, khususnya bagi pengemudi jarak jauh dan pengguna jalan tol. Istirahat yang cukup dinilai krusial untuk mencegah kelelahan dan microsleep yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.

“Jangan berhenti dan beristirahat di bahu jalan tol karena sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Saat beristirahat, pastikan mesin kendaraan dimatikan dan kaca dibuka sedikit agar sirkulasi udara berjalan baik serta mencegah keracunan gas karbon monoksida,” tegasnya.

Selain kesiapan pengemudi, Polda Jateng juga mengingatkan agar kondisi fisik penumpang serta kendaraan dipastikan dalam keadaan prima. Pemeriksaan kendaraan, mulai dari sistem pengereman, ban, hingga kelengkapan keselamatan, menjadi langkah penting demi menjamin perjalanan yang aman.

Pengendara juga diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Nataru, Polda Jateng juga mengintensifkan patroli proaktif dialogis dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Candi 2025.

Patroli menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti tempat ibadah khususnya gereja, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, kawasan perhotelan, serta objek vital lainnya. “Polri melaksanakan patroli proaktif dialogis sebagai langkah preventif untuk memastikan kesiapan pengamanan khususnya tempat ibadah menjelang perayaan Natal,” jelasnya.

Ia menambahkan, patroli diawali dengan apel kesiapan personel, kemudian dilanjutkan patroli dialogis dan mobile di lapangan. Personel berkoordinasi langsung dengan pengelola objek, pengurus tempat ibadah, petugas keamanan internal, serta pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengecekan kesiapan pengamanan.

“Pengecekan meliputi jam operasional, estimasi jumlah pengunjung, pengawasan arus lalu lintas dan parkir, serta identifikasi potensi kerawanan. Misalnya seperti kepadatan massa, gangguan kamtibmas, hingga risiko keselamatan,” katanya.

Selain itu, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas, memastikan kesiapan jalur evakuasi, memperkuat pola pengamanan internal, serta menyepakati mekanisme komunikasi dan respons cepat gangguan keamanan. “Dengan disiplin berlalu lintas serta kesiapsiagaan bersama, kami berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

sumber: rri.co