19 Rumah Warga Kaliwiro Wonosobo Rusak Parah Diterjang Tanah Gerak

19 Rumah Warga Kaliwiro Wonosobo Rusak Parah Diterjang Tanah Gerak

WONOSOBO — Tempat ibadah dan 19 rumah warga di Desa Pucungkerep, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, rusak berat akibat pergerakan tanah.

Kendati pergerakan tanah sudah berlangsung 25 tahun dan kini menimbulkan kerusakan bangunan, warga belum juga direlokasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Sumekto Hendra Kustanto mengungkapkan, 19 rumah rusak itu ada di dua dusun.

Rinciannya, enam rumah di Dusun Purwo, dan 13 lainnya di Dusun Krandegan, Desa Pucungkerep.

"Selain itu, ada tempat ibadah yang juga mengalami kerusakan."

"Kami masih terus melakukan pendataan," kata Sumekto, Minggu (14/12/2025).

Menurut Sumekto, relokasi kepada warga belum bisa dilakukan segera.

Pihaknya masih menunggu rekomendasi resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait kelayakan tanah untuk permukiman.

"Relokasi baru bisa dilakukan setelah ada rekomendasi dari ESDM atau PVMBG."

"Itu yang menjadi dasar pengambilan kebijakan," ujarnya.

Mengungsi saat Hujan Deras

Menurut Sumekto, saat ini, warga penghuni 19 rumah tersebut masih bertahan di rumah masing-masing.

Namun, BPBD Wonosobo telah mengeluarkan peringatan agar warga segera mengungsi saat hujan deras melanda.

BPBD Wonosobo bersama pemerintah desa, kecamatan, serta unsur TNI-Polri dan relawan juga terus melakukan pemantauan serta pendataan ulang di lapangan.

"Sosialisasi kepada warga juga dilakukan agar segera mengungsi secara mandiri apabila hujan deras berlangsung lebih dari 30 menit," kata Sumekto.

sumber: TribunBanyumas.com